5 Tips Memilih Nama Domain

by Ari on February 17, 2010

Beberapa waktu lalu saya sudah menulis mengenai bagaimana cara memilih web hosting yang baik. Saya yakin umumnya orang saat ini tahu apa yang dimaksud dengan domain. Apalagi sekarang kita hidup di jaman di mana internet sangat berkembang. Bagi anda yang sedang mencoba untuk membuat blog atau situs, pasti akan berhubungan dengan yang namanya domain. Situs anda pasti harus ada namanya kan :-)

Pemilihan nama domain adalah langkah awal kesuksesan bisnis internet anda. Memilih nama domain memang sepertinya mudah, tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih nama domain agar tujuan dari pembuatan situs itu bisa terbantu. Ini beberapa hal yang saya perhatikan sebelum saya memilih nama domain.

1. Pilih nama domain yang mudah diingat

Nama domain yang sesuai dengan bisnis yang sedang anda jalankan tentu saja akan memudahkan pengunjung untuk mengingat dan mengaitkan nama domain anda dengan produk atau jasa yang ditawarkan. Selain mudah diingat, nama domain juga harus mudah diucapkan.

Misalnya kamus.com untuk jual kamus atau menyediakan penerjemahan bahasa secara online, tokobuku.com jika bisnis anda menjual buku secara online.
Jika anda menjalankan affiliasi, anda juga bisa memilih nama domain seperti peluangusaha.com ataupun peluangbisnis.com

2. Pilih nama domain yang termasuk dalam Top Level Domain

Top Level Domain adalah nama domain dengan hirarki atau urutan paling atas dalam sistem penamaan domain di internet. Contoh dari TLD ini adalah .com (dotcommercial), .net (dotnetwork), .org(dotorganization), .edu(doteducation), .gov(dotgoverment), dan .mil(dotmilitary).
Saya pribadi selalu menggunakan TLD dengan akhiran .com untuk berbagai situs yang saya punya. Situs dengan akhiran .com akan terlihat lebih profesional. Bila tidak tersedia, anda baru coba cari alternatif lainnya .net
Jangan menggunakan .org kecuali anda bekerja di organisasi sosial. Usahakan juga untuk tidak menggunakan nama domain seperti .info, .me dan semacamnya.

3. Pilih nama domain yang singkat

Usahakan untuk memilih nama domain yang singkat. Nama domain yang singkat tentu akan lebih mudah untuk diingat dibanding dengan nama domain yang panjang. Lebih mudah mengingat namadomain,com dibanding dengan namadomainyangsangatpanjangsekali.com :-)

Memang sekarang ini sulit mendapatkan domain yang singkat karena umumnya sudah dimiliki oleh orang lain.  Cobalah untuk memilih yang paling pendek yang anda bisa.

4. Mengandung kata kunci yang sesuai

Pilih kata kunci yang sesuai dengan tujuan dari situs yang anda buat. Misalnya anda membuat situs untuk menjual sepatu, coba anda cari kata kunci yang berhubungan dengan sepatu. Pilih yang terbaik dan jadikan nama domain anda. Misalnya sepatutenis.com

5. Jangan menggunakan tanda penghubung (-)

Nama domain sepatutenis.com lebih baik dibandingkan dengan sepatu-tenis.com. Hal ini biasanya dikarenakan orang lebih mudah mengetik sepatutenis dibanding dengan sepatu-tenis.com

Setelah itu, hal yang perlu anda lakukan adalah memerika nama domain anda. Oleh sebab itu buatlah daftar sebanyak-banyaknya untuk berjaga-jaga jika nama domain yang anda pilih atau cari sudah dimiliki oleh orang lain. Saya biasa mencek dan membeli domain di sini

Selamat berburu domain! :-)

Popularity: 7% [?]

  • Share/Bookmark

{ 1 trackback }

9 Alasan Kenapa Saya Menggunakan Wordpress Untuk Pembuatan Website atau Blog
February 18, 2010 at 11:11

{ 4 comments… read them below or add one }

anton.b February 17, 2010 at 12:01

Tip yang bagus,tadinya aku hanya coba-coba saja buat blog belum terarah. Nampaknya harus buat blog baru supaya sesuai peruntukannnya.
thank’s mas Ari

Agoes February 17, 2010 at 13:55

jadi memilih domain harus sesuai dengan bisnis kita. tapi bagaimana kalau bisnisnya banyak hanya dengan satu domain, contohnya domain AKUGADA.COM (apa lu mau gua ada ) bisa ga dibuat domain.

Ari February 17, 2010 at 14:07

@ Agoes: Bisa saja Mas Agoes, palugada.com atau bisnisanda.com Namun memang sebaiknya dipersempit mas bidang usaha kita. Hasil mempersempit bidang usaha ini yang biasanya disebut dengan niche atau ceruk pasar. Tujuannya tentu agar lebih terarah dan tertarget usaha kita.

Edy Kusmiran February 17, 2010 at 21:04

ssiiipp boss.

Leave a Comment

Previous post:

Next post:

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes