Mau Berubah atau Mau Binasa?

by Ari on September 21, 2010

There is nothing permanent except change. – Heraclitus

Berubah atau binasa. Kalimat itu bukan baru saya dengar. Sudah cukup sering dan memang saya sangat setuju dengan kalimat itu. Bahasa bulenya Change Or Die.

Namun belakangan ini saya merasa kok kalimat itu cocok banget dengan saya. Apalagi saya baru membaca buku dengan judul itu.

Ya, memang cocok. Bagaimana tidak,  saya agak keenakkan dan malas untuk berubah.  Saya masuk lagi ke dalam comfort zone alias zona nyaman. Hanya saja kali ini zona nyaman saya bukan sebagai karyawan, tetapi sebagai pemasar internet.

Saya belum pede untuk menyebut diri saya netpreneur karena masih ngerasa jauh banget dibanding dengan nama nama besar di dunia internet terutama di indonesia seperti Anne Ahira atau Cosa Aranda.

Back to topic,  jadi setelah berhasil dengan satu metode bisnis online,  saya mulai agak malas untuk cari-cari dan berusaha yang lain.  Saya sudah merasa pas (keenakan sepertinya) sebelum akhirnya saya sadar, atau dipaksa sadar lebih tepatnya bahwa untuk berubah adalah sebuah keharusan. Bahkan metode yang kita gunakan pun harus selalu diupdate atau diperbaharui.

Ada yang bilang, jangan menempatkan telur-telur kita dalam satu keranjang. Jika kita tidak berubah, tentu akan sulit untuk bersaing dengan mereka yang selalu memperbaharui diri.

Google saja, sebuah perusahaan raksasa di dunia internet selalu melakukan perubahan yang tentu saja tujuannya adalah untuk memperbaiki diri. Berusaha memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi penggunanya. Lalu kenapa saya tidak berubah?

Mau tidak mau, saya harus berusaha untuk berubah dan selalu memperbaiki diri agar tidak binasa. Tulisan ini pun bisa dianggap sebagai salah satu usaha saya untuk berubah menuju ke yang lebih baik.  Hal ini bukan cuma di dalam dunia online, tapi dalam semua aspek.

Bagaimana tindakan anda untuk berubah tentu saja bisa berbeda antara masing-masing orang. Itu tergantung bidang dan kepentingannya. Anda bisa mulai dengan melihat kegagalan anda dengan cara yang berbeda. Belajar dan jadikan kegagalan sebagai guru.

Bagi saya langkah yang terpenting untuk berubah adalah keinginan. Pengetahuan, apalagi yang bersifat teknis bisa menyusul.

Tips mengenai hal ini mungkin akan saya tulis dalam tulisan saya berikutnya.

Sudah siapkah Anda berubah?

Popularity: 3% [?]

Share

No related posts.

{ 1 trackback }

Blog itu harganya 800 Juta Bung ! | Internet Marketing, Bisnis Internet & Gaya Hidup - Ari Darmapala dot Com
September 28, 2010 at 12:04

{ 10 comments… read them below or add one }

mulyana September 21, 2010 at 13:46

ya nih ,pngn berubah tp . . . gak pede n malas.gmn nih….?

Ari September 21, 2010 at 13:46

@mulyana: Seperti yang sudah saya tulis, langkah awal tentu saja keinginan kuat. Masalah tidak pede, kalau kita memulai sesuatu yang baru umumnya memang tidak pede mas :) Kalau malas ya sudah pasti perubahan juga malas menghampiri kita. Ayo semangat! :)

Machmud Achmad September 21, 2010 at 23:04

Saya juga bingung soal internet ini, saya sudah lama mempelajari sampai saat ini belum menghasilkan uang ga tau harus bagaimana,
padahal saya sudah banyak keluarkan uang beli program ini itu dan ikutan dari luar dan dalam semuanya belum ada hasil.
maklum saya ini orang awam,yang ingin merubah nasib disini,dan saya tidak pernah putus asa sampai saat ini saya terus mencoba.
tolong kalau anda ada solusi yang lebih baik biar saya ada pemasukan yang rutin, soal kecil dan besarnya itu relatip.

terimakasih kalau anda mau membantu saya,

Hormat saya,
Machmud Achmad

Ari September 21, 2010 at 23:05

@Machmud Achmad: Mengenai bisnis internet memang banyak sekali jalan untuk mendapatkan uang. Oleh sebab itu kita memang memerlukan peta agar paham. Mungkin Pak Machmud bisa mencoba dulu dengan menjadi affiliate/reseller. Cara ini relatif lebih mudah dan saya sendiri sudah membuktikan bisa menghasilkan uang dengan cara ini. Saya tulis langkah-langkah atau metode yang saya lakukan dalam ebook petabisnis. Ebook ini memang tidak sempuna namun mudah-mudahan bisa membantu para pemula. Mengenai besar kecilnya, seperti yang anda tulis, itu relatif. Itu hanya salah satu cara dari banyak cara yang mungkin kita lakukan Pak Machmud.

Belajar Bisnis Internet September 26, 2010 at 17:34

Betul, setuju Mas, pilihannya adalah menghentikan kemajuan dan perkembangan, atau kita yang adjust dengan dinamika tersebut. Pilihan pertama jelas tidak mungkin.

frenky yohanto September 29, 2010 at 17:39

Pgn bgt berubah,,,tapi bingung hrs di mulai drmn???apalg gaptek kyk aku gini…

Zainur Rochim October 15, 2010 at 16:30

Betul banget mas, masih untung seperti Anda yang berada di zona aman sebagai pebisnis internet. lalu ada juga ko yg ga mau beranjak dari zona aman sebagai pengangguran alias pemalas..he3x

Tapi mantap mas, jadi inspirasi buat saya untuk terjun ke dunia bisnis online karena saya merasa pekerjaan saya bukan sebagai zona aman..

Salam kenal mas…

Ari October 15, 2010 at 21:10

Mas Zainur, salam kenal juga dari saya. Sepertinya Mas Zainur pun cukup mantap tapak langkahnya di dunia internet walaupun baru mengenai dunia internet marketing sejak tahun 2007. Artikelnya banyak yang segar, semoga saya juga bisa banyak belajar dan berbagi dengan Mas Zainur. :) Sukses selalu Mas, percayalah bisnis online sangat menjanjikan.

Ari October 15, 2010 at 22:11

Berubah tidak ada hubungannya dengan gaptek Pak Frenky :)

poel August 11, 2011 at 08:44

mengenal bisnis online awal tahun 2011…pi belom menghasilkan juga mas…? kalo secara semangat n emosi pengen terjun full time di internet, tapi bahaya juga ya kalo belum menghasilkan…kan dapur harus tetap ngebul! gymana mas

Leave a Comment

Previous post:

Next post:

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes